Tradisi "Unggahan Bokap Anak" kini menjadi daya tarik utama di media sosial. Tak banyak netizen yang terharu dengan alur kisah yang bicarakan para orang tua mengenai kisah mereka bersama anak mereka. Mulai urusan kecil sebagaimana kelucuan tentang tingkah laku anak sampai ungkapan perasaan yang amat dalam, seluruh hal bisa mendorong ragam reaksi pada warganet. Tak heran, seringkali video ini menarik juga membangkitkan hati yang bermacam-macam.
Berkutat dengan Single Mom VS Trauma: Logika Sering Goyah ????
Menjadi seorang wanita tunggal sudah merupakan sebuah perjuangan yang besar. Namun, ketika pengalaman traumatis ikut terikat, semuanya bisa menjadi jauh lebih rumit. Coba seorang single mom yang harus mendukung keluarga, sekaligus berusaha sembuh dari luka emosional yang mendalam. Seringkali di antara mereka merasa logika copyright kendor, sulit untuk bertindak yang baik, apalagi ketika bayangan trauma muncul kembali. Waktu-waktu tiap saat adalah perjuangan internal yang menyakkan. Penting untuk memahami bahwa wajar saja jika kadang-kadang merasa kewalahan, dan mendapatkan dukungan adalah tanda kekuatan, bukan kekurangan.
Kisahnya Ibu Kita ????
Sejujurnya deh, adegannya ibu sendiri ini memang gila, tapi diiringi gaya yang membuat ngakak banget! Mulai urusan remeh sampai urusan yang besar, pasti ada sentuhan yang unik. Bukan bingung kalau biasanya menjadi bahan cerita di kalangan keluarga. Coba dong, cuma inginnya nasi saja, gitu membuat drama yang bisa menghibur goyang kepala! Jadi, kegembiraan yang benar-benar tidak habis!
Menangani Anak Sendirian Diri: Ibunya Auto Minder ????
Rasanya jadi seorang ibu tersepi memang tidak perkara yang sepele. Bayangkan saja, setiap tindakan kita sebagai wanita dewasa, harus terencana dan terjamin demi keberlangsungan website ekspansi si kecil. Apa lagi bila ada peristiwa yang bukan diharapkan. Warganet kadang menyebutkan bahwa situasi ini bisa mendorong perasaan yang beraturan. Oleh karena itu, tidak heran jika tak sedikit mimin tunggal menunjukkan sedikit minder saat dihadapkan dengan kondisi seperti.
Mendapatkan Pria Gampang? Bahkan Susah dari Membesarkan Anak! ????
Siapa bilang mencari pasangan itu ringan? Banyak yang berpikir begitu, terutama karena melihat betapa banyak konten "tips mencari cowok" yang beredar. Tapi, percayalah, kenyataannya bisa jauh lebih menantang. Membesarkan anak, meski terkadang membuat stres, setidaknya ada kepastian dan tahapan yang jelas. Kita tahu mereka akan tumbuh, belajar, dan menjadi mandiri. Sementara mencari kekasih yang cocok dengan kriteria dan harapan kita, itu seperti mengejar angin! Justru, ketika kita merasa sudah menemukan seseorang yang potensial, tantangan baru justru terjadi. Mungkin saja lebih baik kita fokus pada diri sendiri dan menikmati hidup sebelum menemukan "orang tersebut". Tidak setuju?
Curhat AsalIbu Wanita: Isi|Kandungan|Daya Pikiran Membingkai ????
Wih, lagi ngapain kalian? Entah kepengin aja sharing hal yang lumayan aneh. Jadi, gini, lihat ya… Dengan seorang ibu, kadang-kadang batin ini berkelebat ide-ide yang bener-bener nggak jelas. Kemarin misalnya, lagi mencuci piring, tiba-tiba kepikiran bagaimana menciptakan robot yang nyanyi lagu dangdut. Serius, nih bukanlah lelucon! Dan, hal bukan satu-satunya perkara yang membuat penasaran batin ini. Selain rencana mengenai membuat kue berbentuk dinosaurus yang bicara. Gimana dong? Mungkin ini akibat karena kebanyakan mengamati film kartun atau karena lelah membesarkan si kecil. Jadi, kehidupan sebagai single mom ini serius mendorong ketawa aja! Menurut punya ada cara buat ngehindarin pikiran-pikiran ngaco begini nih? Hahaha!